Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah khususnya dalam bidang psikologi, penelitian ini merepresentasikan forgiveness dari perspektif individu yang memiliki trauma, dan untuk menggalimakna yang lebih dalam terkait memaafkan dan bagaimana individu melakukan proses forgivenesssecara bertahap serta merubah dampak negatif menjadi dampak positif . Pengalaman traumatisyang terjadi dalam kehidupan seseorang bisa menjadi catatan sejarah yang hitam. Lukapsikologis terkadang terasa perih ketika diungkap kembali. Namun, dengan melakukanforgiveness dapat memberikan peluang yang besar untuk menuju hidup yang lebih positif.Memaafkan dapat diartikan dengan melepaskan luka yang dialami. Forgiveness dilakukan dengantujuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan memberi kesempatan kepada orang yangmenyebabkan rasa sakit untuk dapat membangun kembali hubungan yang lebih sehat danbahagia. Sebaliknya, apabila pemaafan tidak dilakukan dapat menjadi pemicu tumbuhnyakemarahan, kebencian, dendam yang berkepanjangan, juga dapat menimbulkan sakit secara fisikmaupun mental. Penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif ini membahastentang esensi dari forgiveness sebagai salah satu cara untuk menciptakan kebahagiaan dalmammenjalani hidup.
Cite
CITATION STYLE
Syamil, & Susilarini, T. (2025). Gambaran Tahapan pada Individu dengan Trauma Masa Kecil di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 9(2), 20–31. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v9i2.4334
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.