Abstract
Input bahan organik yang masuk ke perairan Teluk Ambon tersebar ke kawasan ekosistem mangrove dan sebagian terendapkan pada sedimen, termasuk kawasan mangrove Desa Poka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi gas rumah kaca (CO2 dan CH4) pada sedimen mangrove di kawasan Desa Poka. Pengambilan gas dilakukan dengan metode sungkup silinder yang diletakkan pada tiga tipe sedimen yaitu lumpur berpasir (LPs), pasir berlumpur (PsL), dan pasir (Ps). Analisa konsentrasi gas mengacu pada metode kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi gas CO2 terbesar ditemukan pada sedimen LPs yaitu 138,94 mg/m2/jam. Sedangkan emisi terendah terdapat pada sedimen PsL yaitu 20,69 mg/m2/jam. Selain itu, emisi gas CH4 terbesar juga ditemukan pada tipe sedimen LPs yaitu 0,2154 mg/m2/jam. Sementara itu, emisi gas CH4 terendah ditemukan pada tipe sedimen Ps yaitu 0,0447 mg/m2/jam. Emisi gas rumah kaca khususnya CO2 dan CH4 pada sedimen mangrove di Pantai Poka Teluk Ambon Dalam masih relatif rendah bila dibandingkan dengan rata–rata emisi dari ekosistem mangrove lainnya di Indonesia. Tipe sedimen lumpur berpasir memiliki emisi yang lebih besar dibandingkan tipe sedimen pasir berlumpur dan pasir yang dipengaruhi oleh ketersediaan total karbon organik pada masing – masing sedimen mangrove.
Cite
CITATION STYLE
Rahman, R., Kesaulya, I., & Ikbal, L. (2024). Emisi gas rumah kaca (CO2 dan CH4) pada kawasan mangrove di Pesisir Desa Poka, Kota Ambon. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 38–52. https://doi.org/10.36813/jplb.8.1.38-52
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.