HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HBsAg REAKTIF DI WILAYAH KECAMATAN TAKTAKAN KOTA SERANG PROVINSI BANTEN TAHUN 2022

  • Andriana D
  • Yuningsih S
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Langkah awal pencegahan penularan secara vertikal adalah dengan mengetahui status HBsAg ibu hamil. Untuk memutus mata rantai penularan hepatitis B dari ibu ke bayi, tenaga kesehatan berperan penting dalam hal ini, terutama bidan. Karena bidan adalah tenaga kesehatan yang paling dekat dengan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian HBsAg positif. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan case control dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 80 orang ibu hamil, dengan jumlah 40 orang dari kelompok kasus dan 40 orang dari kelompok kontrol dengan perbandingan 1:1. Instrumen penelitian terdiri dari kuisioner deteksi dini ibu hamil pada setiap pengambilan sampel darah ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa terdapat hubungan antara kerakteristik ibu hamil berdasarkan lingkungan, banyaknya pasangan seks, dan riwayat imunisasi hepatitis B dengan kejadian HBsSg positif di wilayah Kecamatan Taktakan Kota Serang (nilai Sig < 0.05). Terdapat hubungan antara kerakteristik ibu hamil berdasarkan lingkungan, banyaknya pasangan seks, dan riwayat imunisasi hepatitis B dengan kejadian HBsSg positif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andriana, D., & Yuningsih, S. S. (2023). HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HBsAg REAKTIF DI WILAYAH KECAMATAN TAKTAKAN KOTA SERANG PROVINSI BANTEN TAHUN 2022. Jurnal Ners, 7(1), 80–87. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.11391

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free