Abstract
Rinitis Alergi adalah penyakit inflamasi yang disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada pasien yang mempunyai riwayat atopi yang sebelumnya sudah tersensitasi dengan alergen yang sama. Di Indonesia sendiri prevalensi rinitis alergi bervariasi antara 1,5 % - 12 % dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Banyak faktor etiologi dan predisposisi yang dapat menyebabkan terjadinya rinosinusitis kronik antara lain adalah ISPA akibat virus, berbagai macam jenis rinitis terutama rinitis alergi. Jenis penelitian yang digunkan adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan studi cross-sectional. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan data rekam medik yang ada di Poli THT RS Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2018-2019. Analisis hubungan dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Kemudian data yang telah didapat diolah dengan menggunakan program Statical Product and Service Solution (SPSS). Didapatkan Responden dengan Distribusi frekuensi Rinitis Alergi di RS Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2018-2019 dengan frekuensi yaitu 26 orang (63,4 %). Responden dengan Distribusi frekuensi Rinosinusitis Kronik di RS Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2018-2019 yaitu sebanyak 25 orang (61,0 %).
Cite
CITATION STYLE
Kasim, M., H, N. F., & Buchori, R. M. (2020). Hubungan Rinosinusitis Kronik Dengan Rinitis Alergi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 271–277. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.266
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.