Abstract
Insiden penyakit hepatitis A serta adanya penyakit hepatitis virus akut misterius yang juga menyerang anak kurang dari 16 tahun masih tinggi. Untuk menanggulangi hal ini, diperlukan tindakan pencegahan menghindari munculnya KLB, terutama di kalangan anak sekolah dan pondok pesantren. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan pada guru-guru sekolah/pondok pesantren agar mereka dapat mengajarkan tindakan pencegahan ini kepada murid-muridnya. Kami melakukan penyuluhan tentang gejala dan tanda penyakit kuning/hepatitis, serta pelatihan dan praktek PHBS untuk mencegah penularan penyakit pada hari Minggu, 13 November 2022. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Fathonah. Peserta penyuluhan dan pelatihan berjumlah 129 orang yang terdiri dari 53 siswa/i Madrasah Ibtidaiyah, 27 siswa/i Madrasah Aliyah, 15 guru dan 34 masyarakat umum. Monitoring keberlanjutan program dilakukan melalui kunjungan berkala ke pondok pesantren dan melalui media daring Zoom.
Cite
CITATION STYLE
Tias, T. A. W., Nasution, L. S., Nurfadhilah, N., Wahyuni, T., Shabariah, R., & Shabrina, F. A. (2023). Edukasi Tanda dan Gejala Hepatitis Akut dalam Upaya Memutus Mata Rantai Penularan di Pondok Pesantren Al-Fathonah Cirebon. Jurnal Abdimas Kedokteran Dan Kesehatan, 1(1), 8. https://doi.org/10.24853/jaras.1.1.8-13
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.