Pemberdayaan Masyarakat Kategori Fakir Miskin Melalui Program Peningkatan Kesejahteraan Berbasis Masjid

  • Mahdi M
  • Hamidy A
  • Pranajaya S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fakir miskin merupakan orang yang membutuhkan santunan untuk kelangsungan hidup, kehadiran para aghniya (yang mampu) sangat diharapkan untuk mengurangi kesulitan hidup fakir miskin melalui pemberian makanan (tha’am al-miskin). Hal ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan fakir miskin yang diwujudkan dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis Masjid di Kabupaten Bener Meriah. Adapun metode yang digunakan adalah Participatory Action Reasearch (PAR). Program pemberdayaan masyarakat oleh jama’ah Masjid Agung Babussalam Bener Meriah ini dinamakan Ahad Berkah, yang mana program ini adalah wujud dari kesadaran spiritual dan kesadaran sosial masyarakat setempat. Kebermanfaatan program Ahad Berkah tersebut sangat bermanfaat di tengah masyarakat, sehingga diharapkan dapat terus berlanjut dan dikembangkan lebih baik lagi, sehingga lebih dapat dirasakan langsung secara optimal oleh para masyarakat yang berhak menerima santunan Ahad Berkah ini dan dapat menjadi role model bagi masyarakat wilayah sekitar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahdi, M., Hamidy, A., Pranajaya, S. A., Mahmud, S., Nuryah, N., & Wahyudin, W. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Kategori Fakir Miskin Melalui Program Peningkatan Kesejahteraan Berbasis Masjid. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.32332/dedikasi.v6i1.8726

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free