Abstract
Gangguan neurologis seperti low back pain, vertigo, stroke iskemik, epilepsi, dan neuropati perifer memengaruhi sistem saraf pusat maupun tepi serta berpotensi menurunkan kualitas hidup hingga berakibat fatal bila tidak dideteksi dini. Di Indonesia, tingginya prevalensi belum diimbangi dengan akses diagnosis awal karena keterbatasan tenaga medis, biaya, dan waktu tunggu. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk deteksi dini lima gangguan neurologis dengan metode Fuzzy Mamdani sebagai inferensi dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk perankingan gejala. Proses diagnosis meliputi fuzzifikasi, evaluasi aturan, agregasi, defuzzifikasi centroid, dan perhitungan SAW. Sistem diuji melalui black box testing dan evaluasi akurasi menggunakan MAE, RMSE, dan F1 Score. Hasil menunjukkan nilai MAE 2,8%, RMSE 2,83%, dan F1 Score 0,75, yang membuktikan sistem akurat, konsisten dengan perhitungan manual, dan mudah digunakan. Dengan antarmuka yang ramah pengguna, sistem ini berpotensi menjadi sarana pre-diagnosis yang meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung tenaga medis dalam pengambilan keputusan.
Cite
CITATION STYLE
Harits, M. H. F., Thohir, M. I., & Sujjada, A. (2025). Implementasi logika fuzzy mamdani dan simple additive weighting (saw) pada sistem pakar berbasis web untuk deteksi dini gangguan neurologis. Jurnal CoSciTech (Computer Science and Information Technology), 6(3), 575–584. https://doi.org/10.37859/coscitech.v6i3.10130
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.