Pengaruh Stres Kerja dan Coronavirus Anxiety terhadap Mental Well-Being pada Generasi Milenial

  • Maserati G
  • Purba H
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan terjadinya perubahan pada berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya mempengaruhi aspek kesehatan dan ekonomi bagi karyawan, tetapi juga berdampak pada psikologis mereka. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa pekerja medis dan masyarakat mengalami masalah psikologis akibat pandemi tersebut dalam bentuk rendahnya well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh stres kerja dan coronavirus anxiety terhadap mental well-being pada generasi milenial. Sebanyak 313 karyawan generasi milenial yang sedang bekerja tetap maupun tidak tetap (kontrak) berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh negatif stres kerja dan coronavirus anxiety ketika diteliti secara simultan. Selain itu, secara parsial stres kerja berpengaruh terhadap mental well-being dan coronavirus anxiety berpengaruh terhadap mental well-being. Hasil dari penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis, seperti dapat menjadi pertimbangan perusahaan untuk membuat program pengembangan karyawan melalui pelatihan, atau menyediakan program Employee Assistance Program yang dapat berperan efektif selama pandemi COVID-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maserati, G. G., & Purba, H. P. (2021). Pengaruh Stres Kerja dan Coronavirus Anxiety terhadap Mental Well-Being pada Generasi Milenial. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 183–195. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24785

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free