Analisis Resiko Komisioning dan Start Up pada Proyek Pembangkit Listrik, Studi Kasus Proyek Add On Combine Cycle

  • Aristya Perwana P
  • Ahyudanari E
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang terjadi pada fase komisioning dan startup proyek add-on combine cycle menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil analisis menunjukkan terdapat 38 variabel risiko, dengan 6 di antaranya tergolong risiko kritis yaitu energi primer untuk komisioning tidak tersedia, pengiriman peralatan yang terlambat, kualitas pekerjaan dari konstruksi yang tidak baik, tidak tersedia material konsumable untuk kegiatan komisioning, terpapar material yang berbahaya, dan sumber listrik tidak tersedia. Risiko kritis tersebut berdampak signifikan terhadap penambahan durasi pekerjaan, peningkatan biaya, dan penundaan waktu Commercial On Date (COD), yang mengakibatkan kehilangan potensi produksi listrik. Untuk memitigasi risiko-risiko tersebut, penelitian ini merekomendasikan berbagai tindakan seperti pengadaan energi primer sesuai jadwal, pengawasan kualitas konstruksi, dan penyediaan kebutuhan material serta listrik untuk mendukung proses komisioning.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aristya Perwana, P. Y., & Ahyudanari, E. (2025). Analisis Resiko Komisioning dan Start Up pada Proyek Pembangkit Listrik, Studi Kasus Proyek Add On Combine Cycle. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4675–4690. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1813

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free