AKTIVITAS KOMUNIKASI MASYARAKAT HINDU TAMIL DALAM UPACARA THAIPUSAM DI SINGAPURA

  • Mogot Y
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This research aims to investigating Hindu Tamil community’s communication activities on Thaipusam ceremony at Singapore. A qualitative design with Ethnography of communication approach is used on this research. The data collection method is observation and participation on the research subject’s daily live, in-depth interview with 29 respondents who was decided purposively, literature study, also documents and data analysis that related to research objects. The results show that Communicative Situation on Thaipusam ceremony at Singapore take place until five kilometers, which started from Sri Sinivasa Perumal Temple at Serangoon Road, and ended at Sri Thendayuthapani Temple at Tank Road. Communicative Events on Thaipusam ceremony which followed by Hindu Tamil Community is the expression of gratitude and penance. The ceremony started at 02.00 P.M. local time, and ended at 04.00 P.M. on the next day. The Language that is used during the ceremonial ritual is the language from participants community’s origin, which is Tamil. Communicative Action which is done on the Thaipusam ceremony expressed on both verbal and non-verbal forms, such as utterances, pictures or photographs, praise gesture, facial expression, and clothes with orange domination. The glory of goodness from evil is symbolized through the use of “vel” and “kavadi” which are used during the ceremony.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aktivitas Komunikasi masyarakat Hindu Tamil di dalam melaksanakan Upacara Thaipusam di Singapura. Pendekatan Kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode Etnografi Komunikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan keikutsertaan peneliti di dalam kehidupan sehari-hari subjek penelitian, wawancara mendalam dengan 29 informan yang ditentukan secara purposif, studi pustaka, serta telaah dokumen dan data yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situasi Komunikasi Upacara Thaipusam di Singapura berlangsung sepanjang 5 kilo meter berawal dari Kuil Sri Sinivasa Perumal di Serangoon Road, dan berakhir di Kuil Sri Thendayuthapani di Tank Road. Peristiwa Komunikasi dalam Upacara Thaipusam diikuti umat Hindu Tamil sebagai perwujudan ungkapan syukur dan penebusan dosa. Upacara berlangsung dimulai pada pukul 14.00 waktu setempat dan berakhir sekira pukul 16.00 keesokan harinya. Bahasa yang digunakan sepanjang ritual upacara adalah bahasa yang sama dengan asal daerah komunitas partisipan, yaitu Bahasa Tamil. Tindak Komunikasi yang dilakukan dalam Upacara Thaipusam disampaikan dalam bentuk verbal juga nonverbal, berupa kalimat ujaran, gambar/foto, gerak laku puja, ekspresi wajah, dan pakaian yang didominasi warna Oranye. Simbol kemenangan kebaikan dari yang jahat ditunjukkan melalui penggunaan “vel” dan “kavadi” yang digunakan selama upacara berlangsung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mogot, Y. (2020). AKTIVITAS KOMUNIKASI MASYARAKAT HINDU TAMIL DALAM UPACARA THAIPUSAM DI SINGAPURA. Jurnal Common, 3(2), 216–228. https://doi.org/10.34010/common.v3i2.2605

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free