Abstract
ABSTRAK Dewasa awal merupakan periode perubahan individu baik perubahan fisik dan psikologis. Awal mula masa dewasa awal adalah kemandirian ekonomi dan kemandirian dalam membuat keputusan, yang mana hal-hal ini untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup, banyak orang bersaing untuk mnenemukan kebahagiaan. Salah satunya adalah siswa perantau yang rela meninggalkan daerah asalnya untuk pendidikan terbaik di Yogyakarta. Karenabarumenjadimahasiswaperantau, mereka akan menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi kebahagiaan mereka. Penelitian ini membahas bagaimana memahami makna kebahagiaan pada siswa perantau yang tinggal di kota Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan membahas realisme konstruktif yang membahas data dengan kuesioner terbuka dan FGD. Pemilihan subjek yang insidental didasarkan pada transisi, yang terdiri dari 20 subjek laki-laki dan 40 subjek perempuan. Data dianalisis dengan menggabungkan teks data kategorisasi. Studi ini menghasilkan tiga kategori, termasuk 65,36% hubungan positif, kebersyukuran 28,10%, dan kesehatan 6,54%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kebahagiaan siswa perantau adalah gabungan individu yang memiliki hubungan positif, bersyukur atas apa yang dihasilkan, dan juga sehat. Kata Kunci : Bahagia, Dewasa Awal, Mahasiswa Perantau ABSTRACT Early adulthood is periods of change for individual from physical and psychological. The beginning of early adulthood is economic independence and independence in making decisions, which are these things to achieve happiness in life, many people compete to find happiness. One of them is overseas students who are willing to leave their home regions for the best education in Yogyakarta. Because they have just become overseas students, they will successfully challenge those who can influence their happiness. This study discusses how to understand happiness in foreign students who live in the city of Yogyakarta. This research is a qualitative study by discussing constructive realism which discusses data with an open questionnaire and FGD. Selection of subjects based on the transition, which consists of 20 male subjects and 40 female subjects. Data were analyzed by reading the text of categorization data. This study produced three categories, including 65.36% positive relationships, 28.10% happiness, and 6.54% health. The results showed the meaning of the happiness of overseas students was a combination of individuals who had positive relationships, were grateful for what was produced, and were also healthy. Keywords : Early Childhood, Migrant Students, Happiness
Cite
CITATION STYLE
Jannah, R., Putra, M. S., Nurudin, A. S., & Situmorang, N. Z. (2019). Makna kebahagiaan mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 1(1), 22. https://doi.org/10.26555/jptp.v1i1.15126
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.