Abstract
Abstract: Penggunaan alkohol dan cedera otak traumatis mempunyai hubungan yang tidak dapat dipisahkan. Keracunan alkohol terjadi pada 10-18% pasien trauma, terutama pada pasien dengan cedera kepala. Intoksikasi akibat konsumsi alkohol ini merupakan faktor kecenderungan kuat terhadap terjadinya TBI. Metode: desain penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah laporan kasus atau case report. Penelitian ini dilakukan di UPT Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PSC) 119 Kota Bandung pada tanggal 03 s/d 16 Mei 2024. Pembahasan: konsumsi alkohol telah dikaitkan dengan peningkatan risiko cedera kepala karena efeknya yang mengganggu fungsi kognitif dan motorik. Ketika seseorang mengonsumsi alkohol, hal ini dapat mengubah waktu reaksi, penilaian, dan koordinasi motoriknya, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap kecelakaan dan cedera. Kesimpulan: melalui case report ini, dapat disimpulkan bahwa berada dalam pengaruh alkohol dapat menjadi salah satu penyebab semakin parahnya cedera kepala pada korban laka lantas.
Cite
CITATION STYLE
Rausanfikra, S. S., Armansyah, N. A., & Rofilla, R. (2024). PENGARUH INTOKSIKASI ALKOHOL TERHADAP KEPARAHAN CEDERA KEPALA PADA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3287–3292. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3029
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.