Kepemimpinan Wanita Kristen: Suatu Sinergitas Antara Kesetaraan (Egalitarian) dengan Kemitraan (Partnership)

  • Lumintang D
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstractThe view that emphasizes the hierarchy and leadership of men is known as complementary. Complementary emphasizes that although men and women are equal before God. Men and women are created to fulfill different roles in relationships with one another. However, due to the advancement of civilization, and due to the awareness of the facts of social-political injustice against women, modern secular feminists (social-political) have emerged. This research reveals a synergy between equality and Christian women's leadership partnerships. Keywords: Complementary; Egalitarianism, Partnership, Women  AbstractPandangan yang menekankan hirarkhi dan kepemim-pinan kaum laki-laki dikenal dengan sebutan complementary. Complementary menekankan bahwa walaupun laki-laki dan perempuan setara di hadapan Allah. Laki-laki dan perempuan diciptakan untuk memenuhi peran yang berbeda dalam hubungan satu dengan yang lain. Namun, karena kemajuan peradaban, dan karena kesadaran fakta ketidakadilan sosial-politik terhadap kaum wanita, bangkitlah modern secular feminist (social-politic). Penelitian ini mengungkap suatu sinegitas antara kesetaraan dengan kemitraan kepemimpinan wanita Kristen. Kata Kunci: Komplementer; Egalitarianisme; Kemitraan; Perempuan

Cite

CITATION STYLE

APA

Lumintang, D. A. (2019). Kepemimpinan Wanita Kristen: Suatu Sinergitas Antara Kesetaraan (Egalitarian) dengan Kemitraan (Partnership). Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 3(2), 57–72. https://doi.org/10.51730/ed.v3i2.16

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free