Abstract
Situs Trowulan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, adalah salah satu situs penting yang dimanfaatkan baik secara ideologik, akademik, maupun ekonomik sekaligus. Sejak Wardenaar, yang ditugaskan oleh Sir Thomas Raffles untuk mengamati peninggalan purbakala yang ada di Mojokerto, dan pad a tahun 1815 berhasil membuat dokumen berupa gambar-gambar beserta keterangannya, dorongan untuk meneliti situs ini semakin besar, bahkan hingga saat ini. Salah satu hasil penelitian yang menonjol adalah bahwa kepurbakalaan tersebut dihubungkan secara sangat erat dengan Kerajaan Majapahit, sebuah kerjaan Hindu terakhir di Jawa yang berkembang dari tahun 1293 hingga 1478. Secara khusus, berbagai tinggalan yang tersebar menunjukkan bahwa Trowulan merupakan kota kuna. Bukan hanya itu, kegiatan arkeologis yang lain, yaitu konservasi, juga terus dilakukan, juga hingga saat ini.
Cite
CITATION STYLE
Riyanto, S. (2004). Trowulan Sebagai Historic City: Mengkonstruksi Citra Melalui Pengelolaan Informasi. Berkala Arkeologi, 24(1), 87–100. https://doi.org/10.30883/jba.v24i1.897
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.