Hubungan Religiusitas terhadap Kesepian pada Lansia di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) X

  • Afdhaluddin M
  • Fikrie F
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fase lansia adalah suatu fase suatu fase kehidupan yang dikarakteristikan terjadinya penurunan fisik yang mencakup rambut beruban, kulit keriput dan penurunan berat badan, aspek psikologis yang mencakup emosional yang tidak satabil dan perasaan kesepian. Perasaan kesepian yang dialami oleh lansia menjadi polemik dimasyarakat, untuk mengurangi rasa kesepian pada lansia maka religiusitas hadir untuk mengurangi rasa kesepian pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Religiusitas terhadap Kesepian pada Lansia di Panti Pelindungan & Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala religiusitas dan skala kesepian. Teknik pengambilan subjek yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun jumlah subjek sebanyak 35 lansia. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara religiusitas dan kesepian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Afdhaluddin, M., & Fikrie, F. (2024). Hubungan Religiusitas terhadap Kesepian pada Lansia di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) X. Jurnal Psikologi, 1(2), 8. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i2.2219

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free