Efektivitas mikroorganisme lokal antara nasi basi dan tapai singkong terhadap laju kematangan kompos sampah organik

  • Amalia Y
  • Firman F
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2022, sekitar 55,15% sampah berasal dari aktivitas rumah tangga. Larutan MOL dapat dibuat menggunakan sampah organik rumah tangga. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi MOL nasi basi dan tapai singkong terhadap laju kematangan kompos.Metode: Penelitian quasi eksperimen, pengomposan aerob Dimana perlakuan menggunakan 3 kg sampah yang diberikan kombinasi MOL (X = tapai singkong-nasi basi). dengan variasi kombinasi mengggunakan perbandingan 50:50, 40:60, 30:70, 20:80, 10:90. kemudian dianalisis dengan uji Anova, untuk mengetahui perbedaan laju kematangan kompos antara perbandingan kombinasi MOLHasil: Uji One Way Anova mendapatkan p-value <0,05 artinya terdapat perbedaan laju kematangan kompos yang signifikan antara kombinasi MOL.Kesimpulan: Laju kematangan kompos variasi tercepat kombinasi X1 (50:50) 9 hari dibandingkan dengan perbandingan kombinasi lainnya. penelitian membuktikan bahwa Kombinasi MOL dapat menjadi alternatif pengganti bioaktivator pabrikan untuk pengomposan skala rumah tangga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amalia, Y., & Firman, F. (2025). Efektivitas mikroorganisme lokal antara nasi basi dan tapai singkong terhadap laju kematangan kompos sampah organik. Journal of Public Health Innovation, 5(2), 344–350. https://doi.org/10.34305/jphi.v5i2.1641

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free