Abstract
Penyakit hipertensi dalam kehamilan atau preeklampsia merupakan salah satu dari penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada janin dan ibu hamil. Pengobatan untuk hipertensi pada ibu hamil harus aman dan tepat, sehingga pengobatan pada preeklampsia memerlukan perhatian khusus untuk mendapatkan terapi yang efektif dengan biaya yang lebih rasional. Salah satu metodologi yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian farmakoekonomi adalah analisis efektivitas biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat yang paling efektif antara metildopa dengan nifedipine secara biaya dan manfaat (outcome) yang dihasilkan pada pasien preeklampsia rawat inap di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Penelitian ini dirancang secara deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif, dengan mengambil data dari rekam medik pasien rawat inap di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 67 pasien. Dari 67 sampel menunjukkan bahwa penggunaan antihipertensi nifedipine lebih efektif (cost effective) dari penggunaan antihipertensi metildopa pada tahun 2016-2018 di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Dilihat dari nilai ACER pada tahun 2016-2018 secara berurut nifedipine memiliki nilai ACER lebih rendah yaitu tahun 2016 Rp. 6.948, tahun 2017 Rp. 7.035, dan tahun 2018 Rp. 8.572.
Cite
CITATION STYLE
Safitri, W. W., Dewi, R., & Sutrisno, D. (2021). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Metildopa Dibandingkan Dengan Nifedipine Pada Pasien Preeklampsia Rawat Inap Di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Jurnal Farmasi Udayana, 126. https://doi.org/10.24843/jfu.2021.v10.i02.p03
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.