Pengaruh Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Swamedikasi Nyeri Di Kecamatan Banjarmasin Selatan

  • Wahyudi W
  • Akbar D
  • Wati H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Swamedikasi merupakan tindakan yang dilakukan seseorang dalam mengobati gejala sakit atau penyakit yang dideritanya tanpa konsultasi kepada dokter. Keberhasilan swamedikasi yang dilakukan seseorang dalam mengobati penyakitnya sendiri tentu didasari oleh suatu pengetahuan dari orang tersebut. Kegagalan suatu tindakan swamedikasi akan berakibat kegagalan suatu terapi. Tujuan penelitian di Kecamatan Banjarmasin Selatan ialah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat dalam swamedikasi nyeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Metode penelitian yaitu secara prosfektif, menggunakan kuisioner dengan metode korelasional analitik kuantitatif, dengan total sampel 100 peserta yang telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat sebesar 46% (cukup) dan tindakan swamedikasi nyeri sebesar 45% (cukup). Hasil uji hubungan pengetahuan terhadap swamedikasi nyeri menunjukkan adanya pengaruh antara pengetahuan terhadap swamedikasi nyeri pada masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Selatan (p<0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyudi, W., Akbar, D. O., Wati, H., & Azizah, S. N. (2021). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Swamedikasi Nyeri Di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(4), 2050. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i4.2280

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free