Pendampingan Pendidikan Disiplin Karakter Pada Pembiasaan Shalat Dhuha Di Sekolah Dasar

  • Widi W
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ibadah merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah memiliki dua fokus utama yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Dan salah satu ibadah mahdhah adalah shalat yang dalam bahasa arab disebut juga, "asshalatu" yang artinya doa. Solat juga bisa disebut dengan ahmad. Sholat ada dua yaitu sholat wajib dan sholat sunnah. Soalnya satu sholat sunnah yang biasa dilakukan oleh umat Islam merupakan shalat sunnah dhuha. Shalat sunnah dhuha memiliki keutamaan untuk memenuhi kebutuhan batin, keyakinan, norma, akhlak dan dapat pula menimbulkan kedisiplinan pada murid dalam beribadah. Dalam melaksanakan ibadah sholat dhuha, murid akan memiliki sikap tertib, bertanggung jawab, dan juga teratur baik itu dalam beribadah maupun di lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, metode kualitatif deskriptif, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan subjek kepala sekolah, guru dan murid SDIT ummi Kota Bengkulu, menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian yang diteliti, menerapkan shalat dhuha berjamaah di sekolah bagi murid. Sehingga murid terbiasa untuk melaksanakan sholat dhuha sesuai dengan yang dijadwalkan oleh sekolah. Dengan demikian sekolah mengharapkan anak menjadi disiplin taat dan juga bertanggung jawab agamanya, dan juga lingkungannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widi, W. (2023). Pendampingan Pendidikan Disiplin Karakter Pada Pembiasaan Shalat Dhuha Di Sekolah Dasar. KENDURI : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 83–90. https://doi.org/10.62159/kenduri.v3i2.987

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free