INTERKULTURALISME BAHASA MELAYU DALAM HIKAYAT RAJA- RAJA PASAI

  • Istiqamatunnisak I
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mencoba mengkaji bagaimana bahasa melayu diterima dalam masyarakat Aceh  yang digunakan sebagai bahasa kerajaan dan sebagai bahasa internasional bahkan sebagai Lingua Pranca dalam masyarakat Aceh. Tujuan utama penulisan ini adalah untuk melihat pengaruh Hikayat Raja Pasai pada kemunculan bahasa melayu dalam kehidupan masyarakat Aceh pada masa itu, yang dikaji dengan menggunakan perspektif interkulturalisme. Interkulturalisme berbicara tentang dua atau lebih sebuah budaya yang saling berhadapan. Interaksinya berupa reaksi dan respon terhadap hadirnya budaya yang lain. Jadi interkulturalisme lebih mengacu pada munculnya pengaruh budaya luar dalam salah satu budaya lokal .

Cite

CITATION STYLE

APA

Istiqamatunnisak, I. (2018). INTERKULTURALISME BAHASA MELAYU DALAM HIKAYAT RAJA- RAJA PASAI. Ar Raniry : International Journal of Islamic Studies, 4(2), 359. https://doi.org/10.20859/jar.v4i2.147

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free