Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan beserta skrining fitokimia ekstrak daun R. mucronata. Daun R. mucronata diperoleh dari Pilang, Probolinggo. Ekstraksi daun mangrove menggunakan tiga pelarut dengan polaritas berbeda (Metanol, Etil asetat, dan heksan). Aktivitas antioksidan ditentukan melalui metode Diphenyl picryhydrazil (DPPH) dalam empat konsentrasi yang berbeda (31,25; 62,25; 125; dan 250 ppm). Hasil analisis antioksidan mangrove R. mucronata menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan tertinggi (160,42 μg / ml) dibandingkan ekstrak metanol (-117,49 μg / ml) dan ekstrak heksan (327,61 μg / ml). Skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol mengandung 1195 μg / ml flavonoid, 124,44 μg / ml alkaloid dan 576,64 μg / ml tanin. Sedangkan etil dan ekstrak heksan mengandung alkaloid (44,91 μg / ml dan 41,49 μg / ml) dan tanin (84,84 μg / ml dan 67,30 μg / ml). Kata Kunci: DPH, fitokimia, mangrove, pelarut organik
Cite
CITATION STYLE
Kasitowati, R. D., Yamindago, A., & Safitri, M. (2017). POTENSI ANTIOKSIDAN DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK DAUN MANGROVE Rhizophora mucronata, PILANG PROBOLINGGO. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 1(2), 72–77. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2017.001.02.4
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.