Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi Enterobacter spp. dari saluran pencernaan anjing yang mengalami diare. Diare merupakan penyakit pencernaan yang umum menyerang anjing yang salah satunya dapat disebabkan oleh Enterobacter spp. Penelitian ini menggunakan 48 sampel berupa swab rektal anjing diare yang berasal dari daerah Denpasar dan sekitarnya. Sampel diisolasi pada media Eosin Methylene Blue Agar, MacConkey dan Blood Agar dengan metode streak lalu diinkubasikan selama 24 jam dengan suhu 370C, lalu dilakukan uji primer yaitu pewarnaan gram, uji katalase, dan uji oksidase, serta dilakukan uji identifikasi pada media Triple Sugar Iron Agar, Simon Citrate Agar, Sulfide Indol Motility, Methyl Red Voges Proskauer, dan uji gula-gula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan dua (4,16%) sampel positif Enterobacter spp. pada anjing diare. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Enterobacter spp. dapat diisolasi dan diidentifikasi pada saluran pencernaan anjing yang mengalami diare. Namun, perlu dilakukan uji identifikasi untuk setiap spesies Enterobacter dan penelitian lebih mendalam tentang kemampuan patogenisitas Enterobacter spp.
Cite
CITATION STYLE
Krisnawati, M., Suarjana, I. G. K., & Gelgel, K. T. P. (2022). Isolasi dan Identifikasi Enterobacter spp. pada Anjing Diare. Buletin Veteriner Udayana, 54. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v01.i01.p07
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.