Abstract
Perkembangan teknologi dan arus informasi, setiap perusahaan dituntut untuk terus mengembangkan diri dan melakukan inovasi untuk tetap mengibarkan bendera perusahaannya atau merosot dan gulung tikar. Teknologi yang kian canggih membuat perusahaan perlu berdaptasi untuk tetap bertahan. PT Pos Indonesia adalah salah satu perusahaan milik negara di bidang logistik. Berdasarkan sumber yang penulis himpun, di mata masyarakat, PT Pos Indonesia adalah layanan pengiriman konservatif kuno, lambat dan tertinggal. Dibanding jasa pengiriman yang lain, masyarakat lebih memilih jasa pengiriman yang lain. Hal ini tentu saja menjadi tantangan terbesar PT Pos untuk mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan jasa pengiriman yang kian menjamur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seperti apa strategi PR dalam menerapkan pelayanan Pos Indonesia dalam mempertahankan bisnisnya di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih dan krisis yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode wawancara dan dianalisa menggunakan SWOT. Hasil analisa yang dilakukan penulis berdasarkan data dan anlisa SWOT yang ada saat ini PT Pos telah mencapai kematangan dan sedang berproses bangkit dari keterpurukan dengan meluncurkan produk terbaru berbasis digital diantaranya posfin, pospay, o-ranger, dll. Namun diperlukan strategi pemasaran berkelanjutan yang dapat mengurangi pelanggan switching ke pesaing lain yang lebih memiliki teknologi terbarukan yang murah dan efisien. PT pos perlu melakukan promosi dan produk terbaru yang lebih merakyat agar tidak ada lagi pandangan bahwa PT Pos kuno dan lambat.
Cite
CITATION STYLE
Ayu, I. P. (2024). Analisis SWOT dalam Menentukan Strategi Pemasaran di Tengah Krisis (Studi Kasus pada PT. Pos Indonesia). Jurnal Penelitian Inovatif, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.54082/jupin.245
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.