Abstract
Karya musik Pacepuk Sang Hyang merupakan sebuah karya musik yang lahir dari respon terhadap pertemuan spirit gending serta karakter Sang Hyang Dedari, Sang Hyang Jaran, dan Sang Hyang Bojog. Ketertarikan pencipta untuk menggunakan tiga jenis gending Sang Hyang tersebut sebagai sumber penciptaan terletak pada 1) keunikan konsep arah nada pembentuk pola melodinya, 2) konsep ngubeng juga menjadi daya tarik dari melodi gending Sang Hyang, 3) Cenderung laras yang digunakan pada gending-gending Sang Hyang adalah laras slendro. Esensi dari ketiga gending dan karakter Sang Hyang ini kemudian diolah menjadi suatu karya musik baru mengingat ciri-ciri karya musik Pacepuk Sang Hyang berdasar dari olah kreatif intelektual dan mengarah pada paradigma musik untuk musik. Secara struktural, karya musik Pacepuk Sang Hyang dibagi ke dalam tiga bagian garapan. Bagian pertama, pencipta terinspirasi dari Sang Hyang Bojog. Bagian kedua, pencipta terinspirasi dari Sang Hyang Jaran. Bagian ketiga, pencipta terinspirasi dari Sang Hyang Dedari. Tujuan dari penciptaan karya musik Pacepuk Sang Hyang adalah mengangkat sumber garapan berupa kesenian Sang Hyang yang merupakan kearifan lokal yang kini kian meredup dengan menggarap ulang kembali ke dalam kemasan yang berbeda melalui proses kreatif. Tahap merealisasikan tertuang pada proses kreativitas yang di dalamnya berisikan penjajagan, percobaan, dan tahap pembentukan.
Cite
CITATION STYLE
Andika, I. M. D. (2023). Composition of Pacepuk Sang Hyang | Karya Musik Pacepuk Sang Hyang. GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 1(3), 152. https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v1i3.307
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.