Kajian Pemanfaatan Limbah Jerami Sebagai Pakan Ternak Sapi di Provinsi Aceh

  • Yusriani Y
  • Elviwirda -
  • Sabri M
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Provinsi Aceh bertujuan untuk mengintroduksikan teknologi pakan sapi berbasis jerami padi. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan, Kabupaten Aceh Timur dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan dan kebutuhan teknologi, pembuatan fermentasi jerami padi dengan menggunakan probiotik, pembuatan urea molases blok, pelaksanaan introduksi dan manajemen teknologi pakan. Ternak yang digunakan sebanyak 9 ekor berdasarkan berat badan berkisar antara 100-300 kg. Ada tiga perlakuan ransum yang digunakan terdiri dari : R0 : Perlakuan petani (jerami + konsentrat) ; R1 : Hijauan 30% (15% rumput gajah + 15% rumpul gamal) + Jerami Fermentasi 70% + Mineral blok + Konsentrat (jagung+ dedak), ; R2 : Hijauan 70% (35% rumput gajah + 35% rumpul gamal) + Jerami Fermentasi 30% + Mineral blok + Konsentrat (jagung+ dedak). Pengamatan yang dilakukan meliputi pertambahan berat badan, konsumsi ransum, konversi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan bobot hidup harian (PBHH) tertinggi dijumpai pada perlakuan R2 sebesar 0,82 kg/ekor/hari dan terendah pada perlakuan R0 sebesar 0,60 kg/ekor/hari. Pola pemberian ransum Hijauan 70% (35% rumput gajah + 35% rumpul gamal) + Jerami Fermentasi 30% + Mineral blok + Konsentrat (jagung+ dedak) yaitu (R2) memberikan pertambahan bobot hidup harian (PBHH) yang optimal. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa formula pakan pada perlakuan R2 lebih efisien dengan formula pakan pada perlakuan lainnya. Kata kunci: jerami padi fermentasi, limbah, sapi potong ABSTRACT The study of rice straw utilization as cattle feed supplement in East Aceh district of Aceh province was aimed at introducing the rice straw technology to beef cattle feed. A number of steps had been taken into account; (1) the coordination with East Aceh Department of Agriculture and Livestock to identify the problem of fermented rice straw technology using probiotics, (2) the manufacture of urea molasses block, and (3) managing the introduction and application of cattle feed technology. Nine heads of cattle with 100-300 kg weight were treated with three types of rations; R0 was farmers' treatment (hay + concentrate); R1: Forage 30% (15% + 15% elephant grass + gliricidia sepium) + fermented straw 70% + block + mineral concentrate (+ corn bran); R2: Forage 70% (35% + 35% elephant grass + gliricidia sepium) + fermented straw 30% + block + mineral concentrate (+ corn bran). Observed indicators were daily weight gain, feed consumption, and feed conversion. The results showed that the highest daily weight gain was in R2 with 0.82 kg /day and the lowest was in R0 with 0.60 kg / day. Ration composition (R2) with forage 70% (35% elephant grass + 35 % gliciridia sepium) + fermented straw 30% + block + mineral concentrate (+ corn bran)) provided an optimal daily weight gain. Therefore the R2 is the most efficient treatment for cattle feed formula in East Aceh.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusriani, Y., Elviwirda, -, & Sabri, M. (2015). Kajian Pemanfaatan Limbah Jerami Sebagai Pakan Ternak Sapi di Provinsi Aceh. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 17(2), 163. https://doi.org/10.25077/jpi.17.2.163-169.2015

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free