Tradisi Siklus Hidup Masyarakat Perkotaan di Era Normal Baru

  • Melina M
  • Sany U
  • Mustolehudin M
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi merupakan suatu adat kebiasaan atau budaya yang dilakukan secara terus-menerus dalam lingkup kehidupan suatu masyarakat. Umumnya tradisi dilaksanakan di lingkup pedesaan, atau daerah-daerah terpencil yang masih mempraktikkan budaya-budaya lokal dan jauh dari pengaruh globalisasi. Berbeda dari tradisi yang lazim dilakukan di pedesaan, kajian ini membahas tradisi yang hidup di lingkup perkotaan. Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif ini, bertujuan untuk mengungkap tradisi siklus hidup yang dilakukan masyarakat di Kota Semarang pada masa adaptasi kebiasaan baru. Dalam penelitian ini ditemukan fenomena bahwa tradisi yang dilakukan masyarakat perkotaan di era normal baru mengalami perubahan disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus Covid 19. Meskipun terkendala dengan wabah Corona, tradisi ini tetap dilestarikan dengan mematuhi protokol kesehatan. Tradisi ini mengakomodasi nilai-nilai ajaran Islam dan tradisi lokal. Melalui tradisi siklus hidup ini telah terjadi akulturasi Islam dan budaya Jawa. Dalam ritual upacara mapati, mitoni, puputan, selapanan dan tedhak siten terdapat nilainilai ajaran Al Qur’an pada tradisi tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Melina, M., Sany, U. P., & Mustolehudin, M. (2020). Tradisi Siklus Hidup Masyarakat Perkotaan di Era Normal Baru. PUSAKA, 8(2), 125–144. https://doi.org/10.31969/pusaka.v8i2.413

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free