Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh pankreas yang sudah tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tubuh sudah tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Penelitian ini menggunakan dua algoritma yaitu Naïve Bayes dan KNN. Hal ini untuk membandingkan antara kedua algoritma tersebut yang memiliki tingkat akurasi yang terbaik. Selain itu, kedua algoritma tersebut digunakan untuk dapat menghasilkan informasi dari dataset diabetes melitus yang digunakan. Algoritma Naïve Bayes adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk klasifikasi statistika yang dapat digunakan untuk memprediksi probabilitas keanggotaan suatu class. Dan algoritma KNN adalah algoritma supervised learning yang digunakan untuk klasifikasi objek baru berdasarkan objek terdekatnya. Pada penelitian ini proses klasifikasi dilakukan dengan memasukkan data ke dalam Jupyter Notebook dan membuat rancangan prosesnya, kemudian data tersebut akan diolah dengan algoritma KNN dan Naïve Bayes. Dan tahapan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah KDD. Nilai akurasi yang dihasilkan berbeda, dan nilai akurasi algoritma Naïve Bayes lebih tinggi dibandingkan algoritma KNN.
Cite
CITATION STYLE
Putry, N. M. (2022). KOMPARASI ALGORITMA KNN DAN NAÏVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT DIABETES MELLITUS. EVOLUSI : Jurnal Sains Dan Manajemen, 10(1). https://doi.org/10.31294/evolusi.v10i1.12514
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.