Rencana Kebutuhan Luas Lahan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Tipe Sanitary Landfill untuk Sampah dari Kecamatan Pahandut

  • Lesmana R
  • Tawaqal G
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga saat ini di Indonesia pada umumnya sudah menerapkan sistem Sanitary landfill untuk penanganan sampah di tingkat akhir. Metode Sanitary Landfill merupakan metode terbaik dibandingkan dengan metode landfill lainnya, terlebih lagi jika dibandingkan dengan Open Dumping dalam hal penanggulangan dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Berdasarkan hal penelitin ini bertujuan untuk melakukan perencanaan untuk kebutuhan lahan dengan konsep sanitary landfill di Kota Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2020 dan menggunakan beberapa metode untuk mendapatkan data primer dengan mengukur langsung volume timbulan sampah dan sekunder yaitu studi literature dan perhitungan matematik. Jumlah sampah yang dihasilkan Per Tahun di Kecamatan Pahandut yaitu 96.130,05 m3. Volume sampah di TPA/hari yaitu sebesar 0,078 m3/hari. Area yg dibutuhkan/tahun untuk timbulan sampah di TPA sebesar 113,88 m2 jumlah sel yang diperlukan untuk penimbunan adalah sebanyak 1.379 sel. Maka luas area penimbunan sampah yang dibutuhkan di TPA Kec. Pahandut yaitu 2,79 ha/5 tahun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lesmana, R. Y., & Tawaqal, G. I. (2021). Rencana Kebutuhan Luas Lahan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Tipe Sanitary Landfill untuk Sampah dari Kecamatan Pahandut. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 6(1), 11–15. https://doi.org/10.33084/mitl.v6i1.1957

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free