Abstract
Peningkatan kasus Infeksi menular seksual (IMS) mengalami peningkatan lebih dari satu juta kasus terjadi di seluruh dunia setiap harinya. Salah satu kelompok yang rentan adalah usia remaja merupakan kelompok usia yang paling berisiko tinggi tertular infeksi menular seksual (IMS) karena berada pada masa transisi yang ditandai dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Sehingga pada usia ini selalu tertantang untuk mencoba hal-hal baru tanpa diserta pemahaman dan sikap yang baik tentang tindakan yang dilakukan. Oleh karena itu edukasi kesehatan sejak dini sangat diperlukan dalam membekali remaja dengan pengetahuan yang berdampak pada perubahan sikap mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media video terhadap sikap remaja tentang IMS di SMA Negeri 2 Takalar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimen one group pre-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pengurus OSIS SMA Negeri 2 Takalar yang berjumlah 22 siswa. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai selisih nilai rata-rata sebelum dan sesudah edukasi kesehatan menggunakan video adalah 9,14 dengan nilai p = 0,000 dengan taraf signifikansi 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media video terhadap sikap siswa infeksi menular seksual.
Cite
CITATION STYLE
Mustar, M., Hasnidar, H., Abbas, H. H., & Safitri, N. N. (2023). Efektifitas Video Sebagai Media Edukasi Kesehatan Terhadap Sikap Remaja Mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) ada Remaja. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 179–189. https://doi.org/10.33096/woh.v6i2.808
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.