Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan permainan tempurung tujuh yang layak digunakan untuk perkembangan kemampuan sosial emosional kelompok B di TK Islam Permata Iman 3 Kota Malang. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, lembar observasi dan dokumentasi sebagai bukti keterlaksanaan serta aktivitas anak. Teknik analisis data menggunakan skala Guttman (deskriptif) dengan persentase tabel kriteria tingkat kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuji dengan beberapa tahap yaitu tahap validasi ahli materi, validasi ahli media, dan validasi ahli praktisi, memperoleh hasil yaitu hasil persentase dari validasi ahli materi 96,22%, validasi ahli media 93,93%, sedangkan pada uji coba ahli praktisi 96,66% dan 100% yang semua itu dalam kategori “sangat layak”. Hasil tersebut menunjukan bahwa permainan tempurung tujuh layak digunakan, sehingga dapat dikatakan kegiatan permainan tempurung tujuh dapat mengembangkan sosial emosional anak. Penelitian ini dapat menjadi masukkan dan bahan pertimbangan guru dalam mengajar pembelajaran aspek perkembangan.
Cite
CITATION STYLE
Niulay, S. I. (2021). Pengembangan Model Permainan Tempurung Tujuh Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun. Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia, 1(2), 44–48. https://doi.org/10.56393/pelita.v1i2.564
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.