Peran Akupunktur sebagai Terapi Penunjang untuk Fibrilasi Atrium

  • Permata Sari A
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fibrilasi Atrium (FA) merupakan suatu takiaritmia yang sering terjadi dan prevalensinya meningkat seiring pertambahan usia. FA menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas, termasuk stroke, gagal jantung dan penurunan kualitas hidup pasiennya. Pengobatan yang ada saat ini untuk penanganan FA memiliki efek samping pro-aritmia, prosedural yang mahal dan kompleks, tindakan invasif memiliki tingkat keberhasilan yang rendah, biaya yang tinggi dan efek jangka panjang dalam konsumsi obat anti-aritmia yang sangat banyak ke organ lain di luar jantung. Akupunktur adalah suatu metode yang banyak diteliti untuk permasalahan aritmia jantung, salah satunya untuk fibrilasi atrium. Akupunktur bekerja dengan menstimulasi saraf otonom, menurunkan aktivitas simpatis dan vagal, sehingga menurunkan induksi FA di jantung. Lebih lanjut, terapi akupunktur dibandingkan dengan obat-obatan anti-aritmia amiodaron tidak lebih kurang manfaatnya dalam jangka panjang, namun dengan akupunktur efek samping yang timbul lebih sedikit. Penelitian terbaru mencoba juga penusukan akupunktur pada daun telinga yang merupakan cabang nervus vagus dan hasilnya diperoleh perubahan irama jantung segera menjadi irama sinus, tanpa dilakukan tindakan kardioversi baik farmakologi atau pun elektrik. Oleh sebab itu akupunktur dapat dipertimbangkan menjadi salah satu pilihan terapi penunjang untuk pasien dengan fibrilasi atrium.

Cite

CITATION STYLE

APA

Permata Sari, A. (2022). Peran Akupunktur sebagai Terapi Penunjang untuk Fibrilasi Atrium. Unram Medical Journal, 11(4), 1240–1245. https://doi.org/10.29303/jku.v11i4.795

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free