Abstract
Bacillus anthracis ditemukan dalam 2 bentuk yaitu bentuk vegetatif dan bentuk spora. Pada prinsipnya, faktor virulensi anthrax karena produksi kapsul dan eksotoksin selama fase vegetatif.(1) Spora B. anthracis berupa endospora dan merupakan agen infeksi yang tahan terhadap panas, kering, zat kimia maupun iradiasi serta dapat bertahan dalam waktu yang lama. (2) Infeksi spora B. anthracis mengakibatkan penyakit anthrax antara lain pada usus, kulit dan paru-paru. Penyakit anthrax termasuk penyakit zoonosis yang berpotensi mematikan terhadap manusia.(3)
Cite
CITATION STYLE
Parwanto, M. (2019). Deteksi spora Bacillus anthracis. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 2(4), 130–131. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2019.v2.130-131
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.